Jumat, 08 Januari 2010

Manfaat Minyak Jelantah

Jangan anggap enteng jelantah, atau minyak goreng yang sudah digunakan.Sebab bekas minyak goreng ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. Pengalaman saya saat listrik padam minyak jelantah saya gunakan sebagai bahan bakar untuk lampu minyak (Jawa: lampu sentir) yang dulu menggunakan minyak tanah. Karena Anda tahu sendiri kan sekarang minyak tanah mahal dan susah didapat. Lampu dengan minyak jelantah ini, juga lebih murah apa bila dibanding dengan lilin.

Cara membuat lampu minyak dengan minyak jelantah ini cukup sederhana dan tidak memerlukan banyak waktu. Anda cukup memerlukan tutup kaleng biscuit (gambar 1), kapas dan tentunya minyak jelantah. Caranya, tutup kaleng biskuit di isi minyak jelantah langsung masukkan kapas yang sudah agak di padatkan di tengah-tengah tutup kaleng (gambar 2). Setelah kapas sudah basah semua oleh minyak jelantah (proses kapilaritas) kemudian bakar kapas dengan korek apai (gambar 3). Jadi deCh…lampu darurat yang ramah lingkungan dan hemat lagi.hehe….


Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah mempresentasikan mengenai pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan untuk kompor masak. Penggunaan minyak jelantah sebagai bahan bakar berdampak positif, karena jika dibuang minyak jelantah bisa mencemari lingkungan. Jika dipakai berulang 3 hingga 4 kali akan memicu penyakit kangker, kolesterol, hipertensi dan penyumbatan peredaran darah bagi penggunanaya.

Jenis formulasi yang terkandung dalam minyak jelantah ini tidak larut dalam air dan dapat mencemari lingkungan bila dibuang ke dalam air dan tanah. Limbah minyak goreng memiliki potensi sebagai alternatif energi bahan bakar nabati yang ramah lingkungan. Biodiesel dari limbah penggorengan ini mampu mengurangi pencemaran air,tanah, udara, sehingga mendukung program pemerintah tentang pemanfaatan bahan bakar nabati sebagai bahan bakar yang ramah lingkungan.

Kompor berbahan bakar minyak jelantah ini memiliki keseimbangan karbon dioksida netral sehingga tidak beresiko meledak, meski pembakaran tidak terkendali api kadang-kadang membesar. Minyak jelantah akan meledak atau terbakar jika suhunya 300 derajat celcius keatas. “Kami mengharapkan ini bisa dimanfaatkan untuk masyarakat, teknologi ini bukan baru, BPPT hanya memodifikasi tempat pembakaran saja

Semoga bermanfaat...
Senyum Lucu



Artikel Terkait:

Bookmark and Share

Komentar :

ada 4 komentar ke “Manfaat Minyak Jelantah”
harto mengatakan...
pada hari 

bermanfaat juga nih sobat jadi tau. tapi biasanya kalo lagi mati lampu/listrik padam yang dicari paling ingat cuma lilin, lilin n lilin.
trims yaa atas infonya, sukses selalu n tetap semangat

gyant mengatakan...
pada hari 

ok...sama-sama kawan

Anonim mengatakan...
pada hari 

Waaah, makasih banyak infonya ;)
Sangat bermanfaat

kompas mengatakan...
pada hari 

wah unik juga yach berapa lama tuh ktahanan y kapas kan cepet abis terbakar dan gosong

Poskan Komentar