Kamis, 30 April 2009

Untuk Belahan Jiwaku

Kutuliskan goresan hati ini di saat aroma malam mulai menggelayuti kedua mataku.

Sayangku, tidurlah engkau dengan segala mimpi indahmu. Aku akan setia menjagamu hingga tak akan kubiarkan seekor nyamuk pun datang tuk mengganggumu, sebab melihatmu terlelap sangat menentramkan jiwaku. Keceriaanmu hari ini sudah sangat cukup mengisi kekosongan jiwa. Melihatmu tersenyum sungguh menyegarkan kembali badan yang lelah. Memandang wajahmu yang putih bersih mengingatkanku akan begitu suci dan berharganya dirimu sebagai anugerah Tuhan.

Sayangku, tahukah engkau begitu banyak inspirasi yang terlahir sejak kehadiranmu di sisiku? Kini, 101 hari sudah kamu menemaniku. Waktu berjalan terasa cepat, padahal sewindu aku menantikan kehadiranmu.

Sayangku, besok pagi-pagi aku harus pergi lagi mencari setitik demi setitik dari hamparan rezeki yang telah Tuhan berikan bagi manusia yang ingin mencarinya. Aku titipkan semuanya kepadamu, jagalah kehormatanmu! Hiburlah dirimu selama aku kembali nantinya di kala waktu sudah senja, dikala matahari mulai meninggalkan bumi! Jika aku terlambat datang, dan engkau telah terlelap, bawalah wajahku ke dalam mimpimu…


Pendampingmu…



Artikel Terkait:

Bookmark and Share

Komentar :

ada 0 komentar ke “Untuk Belahan Jiwaku”

Posting Komentar