Tampilkan postingan dengan label tips puasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips puasa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Agustus 2010

Marhaban Ya Ramadhan


Sebagai umat Muslim tentu senang sekali menyambut datangnya bulan Ramadhan. Bulan dimana paling istimewa dibandingkan dengan 11 bulan lainnya. Mengutip kutbah Jum’at kemarin, sang Khotib mengatakan “apabila kita mempunyai logam emas yang sudah kusam atau kotor untuk membuat emas tersebut menjadi kemilau dan bersinar lagi harus meleburnya kembali dengan suhu yang sangat panas kemudian dicetak lagi menjadi perhiasan yang baru dan bersih”.

Begitu juga dengan jiwa kita mungkin sebagian dari kita selama 11 bulan banyak melakukan dosa atau meninggalkan perintah Allah, boleh dikatakan jiwa kita pun kotor seperti halnya emas tadi. Maka pada bulan Ramadan kali ini kesempatan yang diberikan oleh Allah untuk membakar dosa kita. Sehingga jiwa kita menjadi bersih dan suci kembali.

Bagaimana cara membakarnya? Tentu dengan menjalankan amalan-amalan yang telah dituntunkan atau diperintahkan Agama. Dalam melebur emas tentu perlu suhu panas yang sangat tinggi, tidak akan melebur emas jika hanya menggunakan api lilin bahkan yang terjadi emas akan semakin kotor.

Itu artinya dalam menjalankan amalan atau ibadah di bulan Ramadhan kita harus sungguh-sungguh dan iklas. Tidak hanya setengah-setengah. Sehingga semua dosa yang ada dalam diri kita akan terbakar dan melebur.
Senyum Lucu
Baca Selengkapnya...

Senin, 05 Oktober 2009

Puasa Syawal

Kemarin saya iseng-iseng membuka email, ternyata ada teman saya yang menyarankan untuk memposting artikel tentang Puasa Syawal mumpung masih tersisa kurang lebih 2 minggu lagi di bulan Syawal. Begitulah kira-kira isi potongan dari email yang di kirim ke saya. Ok langsung ke topik bahasan….

Salah satu dari pintu-pintu kebaikan adalah melakukan puasa-puasa sunnah. Puasa merupakan perisai bagi seorang muslim baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia, puasa adalah perisai dari perbuatan-perbuatan maksiat, sedangkan di akhirat nanti adalah perisai dari api neraka.

Salah satu puasa yang dianjurkan/disunnahkan setelah berpuasa di bulan Romadhon adalah puasa enam hari di bulan Syawal. Puasa Syawal dilakukan setelah Iedul Fithri, tidak boleh dilakukan di hari raya Iedul Fithri. Puasa ini mempunyai keutamaan yang sangat istimewa. Dari Abu Ayyub Al Anshori, Rosululloh bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Romadhon kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Puasa syawal boleh dilakukan secara berturut-turut atau tidak, baik di awal, di tengah, maupun di akhir bulan Syawal. Sekalipun yang lebih utama adalah bersegera melakukannya berdasarkan dalil-dalil yang berisi tentang anjuran bersegera dalam beramal sholih.
Apabila seseorang mempunyai tanggungan puasa (qodho’) sedangkan ia ingin berpuasa Syawal juga, manakah yang didahulukan? Pendapat yang benar adalah mendahulukan puasa qodho’. Sebab mendahulukan sesuatu yang wajib daripada sunnah itu lebih melepaskan diri dari beban kewajiban. “Barangsiapa yang mempunyai tanggungan puasa Romadhon, hendaklah ia mendahulukan qodho’nya terlebih dahulu karena hal tersebut lebih melepaskan dirinya dari beban kewajiban dan hal itu (qodho’) lebih baik daripada puasa sunnah Syawal”.

Salam senyum ^_^
Senyum Lucu
Baca Selengkapnya...

Selasa, 08 September 2009

Tips Agar Makan Sahur Tidak Kesiangan

Setelah mendekati hari-hari terakhir puasa, mungkin karena kondisi tubuh kita mulai lemah maka sebagian dari kita sering bangun kesiangan untuk makan sahur. Walaupun tidak makan sahur kalau niat kita kuat tentu akan kuat menjalankan ibadah puasa sampai bedug Magrib. Namun alahkah baiknya kalau kita tidak sampai kesiangan.

Berikut tips agar tidak bangun kesiangan untuk makan sahur:

1. Segera istirahat tidur.

Jika tubuh anda sudah letih, dan mata anda sudah mengantuk, jangan paksakan menonton tv atau browsing atau melakukan kegiatan lainnya. Segera istirahat tidur, agar bangun sahur Anda segar

2. Niatkan.

Dengan niat kuat, insyaAllah , Anda akan terbangun tepat disaat sahur. Allah maha mendengar do’a hambaNya.

3. Set Alarm.
Atur waktu Alarm Anda. Dan sebisa mungkin alarm ditaruh agak jauh dari tempat tidur Anda namun Anda tetap bisa mendengar dering alarm tersebut. Kenapa ditaruh agak jauh? Begini! Terkadang kalau alarm dekat dengan tidur kita secara tidak sadar bila alarm sudah berdering sering kita matikan dan tertidur lagi, alhasil jadi kesiangan untuk sahur. Namun itu tergantung pada poin sebelumnya yaitu NIAT.

4.Segera Duduk.
Setelah bangun dan mematikan alarm jangan sampai Anda rebahan lagi, karena rebahan akan membuat Anda tidur lagi. Kalau masih lemah,lesu setidaknya Anda duduk atau melakukan aktifitas lain yang ringan misal meregangkan otot Anda atau ke kamar mandi untuk membasuh muka.

Selamat berpuasa ^__^
Senyum Lucu
Baca Selengkapnya...

Kamis, 03 September 2009

Manfat Buah Kurma Untuk Kesehatan

Berikut paparan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma ditinjau dari sudut pandang medis modern.

1. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya.

2. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya [4]. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran.

Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.

3. Memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya.

4. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

5. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.

6. Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari ganguan jin.

7. Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.

8. Buah kurma dapat mencegah stroke

9. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.

10. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.

disadur dari (http://pernikmuslim.com)
Senyum Lucu
Baca Selengkapnya...

Senin, 31 Agustus 2009

Mengatasi Dahaga Saat Puasa

Walau sedang puasa kita tetap harus bekerja dan melakukan kegiatan sehari hari. Tentu saat puasa kita akan kehilangan banyak cairan tubuh sehingga terasa sangat haus dan bibir pun mulai pecah-pecah. Mental pun mulai goyah di kala raga sudah terasa kering kerontang tiada akhir.hehehehe...

Namun Anda pasti sudah pada tahu dibalik ibadah puasa, disamping kita mendapat pahala dari Allah, kita akan mendapat keuntungan dari segi kesehatan.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk tetap kuat puasa sampai bedug maghrib tiba untuk berbuka puasa :

1. Berada di tempat sejuk dan adem
AC adalah sahabat yang paling baik di kala bulan ramadhan. Berada di ruang aAC baik di rumah, kantor ataupun di mall dapat mengurangi rasa kering di sekujur tubuh. Beruntunglah bagi saudara kita yang berada di wilayah geografis dengan temperatur suhu dingin atau bersalju. Suhu yang rendah dapat mengurangi penguapan cairan tubuh.

2. Think positive atau berfikir positif
Percayalah bahwa ibadah yang Anda sedang jalankan akan memberikan sesuatu yang sangat bernilai harganya yang lebih berharga dari nyawa Anda. Contohnya seperti dengan puasa romadhon kita akan mendapat pahala yang sangat besar, dengan puasa kita akan disayang Allah, dengan puasa kita akan dapat mengontrol hawa nafsu, dan lain sebagainya.

3. Melupakan waktu dengan hobi
Pernahkan Anda berpikir atau berkata bahwa suatu aktifitas dapat membuat Anda lupa waktu? Cobalah ingat-ingat dan temukan apakah itu? Bila aktifitas atau kegiatan itu halal dilakukan di bulan puasa maka laksanakanlah. Contohnya seperti: ngeblog, facebook-an, baca buku, nulis, merawat tanaman, dan masih banyak lagi, cari sendiri aja ya hehehehe…

Tapi untuk sholat jangan sampai lupa waktu lho?
Senyum Lucu
Baca Selengkapnya...

Minggu, 30 Agustus 2009

Tips Puasa Tanpa Lemes

Di bulan Ramadhan saya termasuk orang yang kurang waktu tidurnya apa bila saya masuk kerja shif satu. Jam 03.30 saya sudah harus bangun untuk sahur, sambung shalat Shubuh dan langsung siap-siap beramgkat kerja. Pulang kerja dan tiba di tempat kost jam 16.30, kalau pakain kotor sudah menumpuk mau gak mau ya harus mencuci. Setelah itu mandi dan mempersiapkan makanan buat berbuka. Selesai Magrib melanjutkan makan dan langsung beranjak ke masjid untuk shalat Isya dan Tarawih berjama’ah. Biasanya pada jam 20.30 shalat Tarawih selesai.

Kalaupun tidak shalat Isya dan Tarawih di Masjid pasti saya lakukan di tempat kost dong. Setelah itu gak ketinggalan berinternetan ria,hehehehe… Saya tidur jam 22.00 kadang jam 22.30 baru tidur.

Begitulah kira-kira keseharian saya di bulan Ramadhan khususnya. Namun, alhamdulillah Allah masih menjaga kesehatan saya. Saya bisa tetap berangkat kerja dengan segar bugar, shalat Tarawih tanpa kantuk, cuci baju, dll. Padahal kan lagi puasa?! Apa rahasianya?

Rahasianya adalah saya tidak pernah lupa untuk mengkonsumsi Buah Kurma, Madu dan susu. Adapun takarannya adalah sebagai berikut:

• Kurma
> 3 sampai 5 buah setiap hari untuk berbuka maupun setelah menyantap hidangan sahur.

• Madu
> 2 sendok makan setiap hari setelah menyantap hidangan buka maupun sahur.

• Susu
> 1 gelas susu kental manis sebelum tidur.

Insya Allah, stamina kita akan tetap terjaga, sehingga puasa kita pun tetap berjalan dengan baik di tengah kesibukan kita.Amien....
Senyum Lucu
Baca Selengkapnya...

Kamis, 20 Agustus 2009

Enam Tips Sehat Puasa

Menjalankan ibadah puasa adalah sebuah kewajiban bagi umat muslim, namun jika ditilik dari sisi kesehatan dibalik nilai ibadah dari ritus yang dijalankan sebulan penuh tiap tahun ini, juga tersimpan banyak manfaat. Tapi tentu saja jika itu dijalankan dengan aturan yang benar dan tidak asal-asalan. Bagaimana memadukan antara ibadah dan mendapatkan manfaat bagi kesehatan kita, berikut kami suguhkan 6 tips menjalankan puasa sehat:

1. Jangan Tinggalkan Sahur
Sahur merupakan salah satu rangkaian dalam ibadah puasa Ramadhan yang sangat disarankan, dalam sebuah Hadist disebutkan bahwa "Bersabda Rasulullah SAW: "Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar". Kenapa sahur penting bagi kita yang menjalankan puasa?, Saat menjalankan puasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan gizi kurang lebih selama 14 jam. Untuk itu supaya tubuh dapat menjalankan fungsi dengan baik, sel-sel tubuh membutuhkan gizi dan energi dalam jumlah cukup. Untuk menu sahur sebaiknya pilih makanan berserat dan berprotein tinggi, tapi hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis-manis.

Banyak makan makanan manis disaat sahur akan membuat Anda cepat lapar di siang hari. Makanan manis membuat tubuh bereaksi melepaskan insulin secara cepat, insulin berfungsi memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. Sedangkan makan makanan berserat membuat proses pencernaan lebih lambat dan membantu insulin dikeluarkan secara bertahap. Untuk membuat energi dari sahur tahan lama, bersahurlah lebih akhir saat mendekati imsak.

2. Jangan Tunda Berbuka
Setelah seharian menahan lapar dan dahaga tentunya energi kita terkuras, untuk memulihkan energi kembali, saat berbuka makanlah karbohidrat sederhana yang terdapat dalam makanan manis. Makanan yang mengandung gula mengembalikan secara instant energi kita yang terkuras seharian. Tetapi usahakan menghindari minum es atau yang bersoda, karena jenis minuman ini dapat membuat pencernaan tak berfungsi secara normal.

3. Makanlah Secara Bertahap
Biasanya begitu mendengar bedug magrib, tanpa tunggu lagi kita langsung menyantap habis hidangan yang disediakan diatas meja. Ini bukanlah pola yang bagus untuk kesehatan, setelah seharian perut kita tak terisi dan organ cerna beristirahat, sebaiknya jangan langsung menyantap hidangan dalam jumlah besar. Saat tiba waktu berbuka makan makanan manis, seperti kolak, atau minum teh hangat, istirahatkan sesaat, bisa Anda gunakan jeda itu untuk menjalankan sholat magrib sambil memberi waktu organ cerna kita menyesuaikan. Baru setelah sholat Anda dapat lanjutkan kembali makan makanan yang lebih berat seperti nasi dan lauk-pauknya. Dan setelah Tarawih dilanjutkan lagi dengan sesi makan kecil atau camilan.

4. Jangan Tinggalkan Olahraga
Menjalankan puasa bukan berarti berhenti total berolahraga. Justru aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar kita tidak mudah loyo. Namun untuk urusan ini pilih olahraga ringan yang tak membutuhkan energi berlebih, seperti lari-lari kecil atau jalan kaki. Sebaiknya lakukan olahraga menjelang waktu berbuka. Tarawih selain ibadah juga sebagai sarana menjaga kebugaran
jasmani karena saat melakukan sholat tarawih sama dengan membakar kalori.

5. Konsumsi Cukup Air
Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan tubuh. Lebih dari 60 % tubuh kita terdiri dari air. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik setiap organ tubuh kita membutuhkan air. Tanpa air yang cukup tubuh akan mengalami gangguan. Untuk itu perbanyak minum air untuk simpanan dalam tubuh supaya semua organ berfungsi dengan baik. Yang disebut air disini bukan hanya berupa air putih, tapi susu dan teh pun juga termasuk di dalamnya. Supaya kebutuhan tubuh tercukupi, aturlah agar Anda minum delapan gelas air sebelum menjalani puasa esok hari.

6. Kendalikan Emosi
Rasulallah bersabda bahwa puasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan nafsu. Dengan kata lain tujuan puasa adalah me-manage emosi, belajar bersabar dan berupaya mendekatkan diri kepada Tuhan. Secara psikologis ini mempengaruhi mental-spiritual kita, dengan mengendalian emosi membuat jiwa kita
tumbuh lebih sehat, dan merasakan kedekatan dengan Allah membuat hati kita damai.(Sumber KapanLagi.com)

Selamat berpuasa
Senyum Lucu
Baca Selengkapnya...

Rabu, 19 Agustus 2009

Tetap Bugar Saat Puasa

Intinya sebenarnya ada dalam makanan ketika sahur.

1. Sahur dengan makanan yang hangat, agar makanan mudah dicerna sekaligus merangsang keluarnya enzim pencernaan.

2. Selain sahur dengan nasi dan lauk, konsumsi juga sayur, buah-buahan dan minum segelas susu. Hindari minum kopi karena kandungan dalam kopi menyebabkan cairan dalam tubuh sering keluar. Perbanyak minum air putih agar tubuh kelak tidak kekurangan cairan.

3. Mengakhirkan waktu sahur. Setidaknya dengan mengakhirkan waktu sahur kita memiliki cadangan tenaga yang lebih dibandingkan dengan yang lebih cepat sahurnya.

4. Berpuasa bukan berarti kita mengehentikan semua aktifitas olahraga. Lakukan olahraga ringan, semacam strecthing atau senam ringan di pagi-pagi buta. Boleh juga jogging atau jalan kaki menjelang berbuka puasa.

5. Redam emosi dan berpikir positif.

Scara psikologis, dengan berfikir positif dan tidak mengumbar emosi, akan menyebabkan pikiran lebih tenang dan energi tidak banyak keluar.

6. Tetaplah beraktifitas selama puasa, namun tidak berlebihan. Selalu tidur justru akan menjadikan badan terasa lemas dan tidak bertenaga.

7. Jangan segan mandi ditengah hari. Mandi mampu menyegarkan badan kita kembali.


Selamat menunaikan ibadah puasa…
Senyum Lucu
Baca Selengkapnya...