Tampilkan postingan dengan label Surat untuk ayah bunda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Surat untuk ayah bunda. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Februari 2009

Karena Ayah dan Bunda

Ayah dan Bunda,
Aku tahu untuk tidak takut, karena tangan kalian selalu ada untukku untuk menggenggamku. Aku tahu jika aku lari terlalu kencang, kalian akan mengikutiku untuk membantuku bangun jika aku tersandung dan jatuh. Cinta kalian tak pernah berkurang, bahkan ketika saat ini aku sudah bisa berdiri di atas kakiku sendiri. Apakah kalian bangga? Akan semua yang pernah kalian ajarkan padaku. Aku berada di sini hari ini karena cinta kalian, dorongan, dan sedikit petunjuk arah yang benar.

Kalian tak pernah mengatakan kata-kata, “Aku kan sudah katakan,” untuk membiarkanku belajar dengan caraku. Aku dapat menghadapi tantangan; Aku dapat menghadapi krisis; Aku percaya diri akan diriku sendiri. Terima kasih, Ayah dan Bunda.

Bagaimana kalian tahu apa yang harus dilakukan? Bagaimana kalian tahu harus berkata apa? Aku tahu cinta kalian padaku lah yang menuntun aku, tetapi aku tak dapat membayangkan kalian dapat membiarkanku membuat kesalahanku sendiri. Tetapi itulah pelajaran terbaik yang aku dapatkan. Kearifan kalian dalam situasi tertentu tidak dapat memisahkan kita tapi justru membuat kita semakin dekat bersama. Ku harap aku dapat menggunakan semua yang pernah kalian ajarkan padaku dalam kehidupanku saat ini dan dengan keluargaku.

Terima kasih atas cinta, kepercayaan, dan bimbingan.

Anakmu tercinta...


Baca Selengkapnya...

Selasa, 17 Februari 2009

Maafkan Aku Ayah Bunda

Beranjak dewasa aku semakin jarang mengatakan aku cinta pada kalian. Aku merasa itu adalah kekanak-kanakan. Kenyataannya aku tetap mencintai kalian dan bahkan tak pernah berkurang selalu lebih dan lebih.

Aku tahu kalian tahu, tetapi bagaimanapun aku ingin mengatakannya. Aku takkan pernah bisa membalas jasa kalian untuk membesarkanku. Ada banyak pengorbanan yang seorang anak tidak pernah sadari hingga mereka dewasa. Biaya tak pernah menjadi halangan buat kalian. Kalian terus memberi dan memberi sehingga menjadikanku seperti sekarang ini.

Aku sangat berterima kasih akan semua ini. Kalian telah mengajariku banyak hal, tapi yang terhebat dari semua ini adalah cinta kalian. Kekuatan dan semangat kalian adalah teladan buatku. Aku sadar apapun yang aku lakukan dan impikan, aku akan selalu dapat datang pada kalian dan kalian akan mendukungku.

Maafkan aku jika aku belum cukup berbuat sesuatu untuk kalian, tapi ingatlah selalu bahwa aku sangat menyayangi kalian selalu.

Anakmu…


Baca Selengkapnya...