Rabu, 24 Juni 2009

Senyum Anak Kost

Anda seorang perantau yang belum mempunyai tempat tinggal sendiri tentu solusi pertama adalah ngontrak rumah atau kost. Seperti saya bertahun-tahun masih kost, maklum penghasilan pas-pasan jadi mau mengambil KPR Kredit Pemilikan Rumah harus berfikir 1001X hehehehe ngaku. Namun sekarang saya tidak membahas tentang susahnya merantau, penghasilan yang pas-pasan atau mengambil KPR.

Disini saya mau bercerita sedikit. Begini ceritanya. “Iya iya cepetan kelamaan gumam Anda pasti hayo ngaku….” Kemarin teman kerja curhat ke saya “CeeileHH cUrhatt” dia bilang mau membeli sebuah almari, karena kamar kostnya sudah lumayan berantakan alias kurang rapi gitu. Terus saya bilang kepada teman tersebut ”Kalau mau membeli almari yang gede sekalian jadi dikemudian hari tidak menyesal kalau perabotan kita makin banyak” Apa iya ya “gumam temen saya”. Iya lah “saya bilang.” Kemudian teman saya bilang “tapi gimana besok kalau suatu saat pindahan gitu”. Hahahahaa saya tertawa terbahak-bahak…

Mengambil petikan cerita diatas dapat kita simpulkan bahwa; Terkadang kita mempikirkan hal-hal yang sepele diatas hal-hal yang lebih utama atau penting. Menyoal cerita di atas kalau berpikir jernih “sebenarnya kalau pindahan kost itu dilakukan berapa kali sebulan sih” Gak mungkin kan setiap bulan kita pindahan hehe. Jadi kenapa lagi kita harus berpikir hal kecil diatas hal yang lebih besar dan penting.

Memang benar segala sesuatu harus dipikirkan secara matang sebelum mengambil keputusan. Namun saya pribadi kalau hal yang sifatnya tidak permanen tidak terlalu saya pusingin. Jangan sampai karena hal yang sifatnya sepele akan mengalahkan sesuatu yang lebih penting dan kita sangat perlukan atau butuhkan. Pemikiran seperti ini bisa Anda terapkan dalam semua hal tidak semata hanya untuk membeli sebuah almari saja wkwkwkwkkkkk. Kalian paham!

Populer:
1.Untuk Sahabat
2.Terimakasih
3.Yang Saya Butuhkan Hanya Kamu
4.Setiap Waktu Aku Memerlukan Kamu

Salam senyum lucu ^__^
Senyum Lucu



Artikel Terkait:

Bookmark and Share

Komentar :

ada 0 komentar ke “Senyum Anak Kost”

Poskan Komentar