Jumat, 12 Februari 2010

Ketulusan

Melanjutkan tulisan yang kemarin “Jangan Lupakan Cinta” Umumnya kalangan dari kaum hawa lebih cepat mencapai masa puberitas, dan juga memiliki sifat-sifat yang perasa seperti : ingin diperhatikan, ingin disayang, ingin dicintai, ingin dimanja, ingin dibelai, dan tidak ingin diduakan.

Dari sifat-sifat tersebut berkembang menjadi suatu realita dalam kehidupan yang selalu melekat dalam benak para wanita bahwa saat jatuh cinta pertama kali, sifat-sifat perasa tersebut lebih dikedepankan dari pada rasionalitas. Sehingga mereka mencintai dengan penuh perasaan, sepenuh hati dan ketulusan yang akan menimbulkan berbagai kenangan indah yang terus tersimpan dalam memori dalam jangka waktu yang sangat lama bahkan tak terlupakan.

Ketulusan pula yang menyebabkan para wanita rela memaafkan berbagai kesalahan yang dilakukan oleh kaum lelaki baik disengaja maupun tidak disengaja, tatkala para pria menjelaskan berbagai alasan dan argumentasi yang rasional dari berbagai kesalahan yang pernah mereka lakukan. Terlebih lagi jika para lelaki memohon maaf dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan tersebut dikemudian hari. Apa lagi jika disertai dengan rayuan dan janji manis bahwa akan selalu setia dan hanya dia seorang wanita pujaannya.

Ketulusan pula yang mengantarkan kaum hawa menjadi kaum yang paling setia. Dan pada umumnya para wanita akan lebih mudah meneteskan air mata karena sifatnya yang perasa. Dari berbagai sifat dasar yang dimiliki para wanita tersebut boleh jadi merupakan alasan kenapa cinta pertama sulit untuk dilupakan.

Berbeda halnya dengan kaum laki-laki, Mereka memilki sifat yang lebih tegar dan lebih mengedepankan rasional ketimbang perasaan. Pada umumnya laki-laki akan selalu terkenang dengan cinta pertamanya apabila mantan kekasihnya memilki budi pekerti yang mulia atau sifat-sifat terpuji, seperti : pengertian, pemaaf, penuh perhatian, ramah, sopan, lembut dan lain-lain. Minimal tiga saja dari sifat-sifat terpuji tersebut, dapat meninggalkan kenangan indah dan tetap tersimpan rapi di sudut hati para lelaki.

Kategaran yang merupakan sifat dasar laki-laki yang menyebabkan mereka tidak mudah untuk meneteskan air mata, tapi hanya tersenyum manis mengingat beragam memori dan kenangan indah saat bersama cinta pertama.

orang yang tidak siap menghirup udara tipis berarti
tidak siap untuk mendaki gunung,
orang yang tidak siap untuk mati berarti
tidak siap untuk hidup,
orang yang tidak siap untuk mengenang cinta,
berarti dia belum siap untuk mencinta.

Salam Senyum Lucu...
Senyum Lucu



Artikel Terkait:

Bookmark and Share

Komentar :

ada 5 komentar ke “Ketulusan”
Seiri Hanako mengatakan...
pada hari 

kutulusan...
hal yang sulit ditemui...

gyant mengatakan...
pada hari 

betul Bu... tapi setidaknya masih ada ketulusan..hehe

secangkir teh dan sekerat roti mengatakan...
pada hari 

salam hangat!

seperti judul lagunya judika aja.. :)

gyant mengatakan...
pada hari 

Makasih kebetulan ini lagi dingin, seharian hujan dan gerimis... iya pa....? q palah gak tau..hehe...

darahbiroe mengatakan...
pada hari 

ketulusan memang sesuatu yang tag ternilai harganya

Berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya makasih :D

Posting Komentar