Sabtu, 20 Februari 2010

Dewasa yang Kekanak Kanakan

Boleh dikatakan ini melanjutkan postingan Dewasa Sebelum Waktunya dan Kekanak Kanakan Nah, ternyata dewasa atau tidaknya seseorang tidak ditentukan oleh berapa lama seseorang hidup di dunia. Namun, menurut saya, kedewasaan itu muncul ketika seseorang dapat memaknai hidupnya dengan bijak. Semakin banyak pengalaman hidup yang di lalui dan semakin bijak memaknai kehidupannya maka semakin dewasalah ia.

Sifat kekanak-kanakan yang sesuai dengan umur mereka (ABG). wajarlah! Dan yang penting, sikap kekanak-kanakan mereka hanya bersifat ekspresif dan tidak merugikan orang lain secara signifikan. Ketika seseorang yang sudah memasuki umur yang cukup dewasa bersikap kekanak-kanakan, yang artinya dia dengan mudahnya melepas tanggung jawab yang dipikulnya. ia bisa dikatakan orang dewasa yang kekanak-kanakan. Dia seolah-olah menganggap dirinya sebagai anak kecil yang tidak mau diberi tanggung jawab.

Para pakar politik bahkan politikusnya sendiri mengakui kalau berpolitik di negara kita Indonesia masih pada kekanak-kanakan. Kita tengok saja pilkada di beberapa daerah yang berujung ricuh. Bahkan pernah kejadian anggota dewan adu pukul saat sidang di gedung DPR. Itu sebagian contoh kekanak-kanakan yang dilakukan oleh orang dewasa. Pada hal seharusnya mereka memberi contoh dan teladan sifat kedewasaan kepada masyarakat.

Sebagai manusia yang sudah berumur lebih dari 23 tahun, saya pun masih saja melakukan kesalahan yang cenderung kekanak-kanakan. Tapi saya tidak mau menyalahkan keadaan. Karena sikap ini muncul lebih disebabkan oleh ketidak bijakan saya dalam memaknai kehidupan ini. Dengan bersahabat dan berinteraksi dengan orang-orang di sekitar, saya berharap dapat lebih menggali rahasia kehidupan hidup ini, agar saya dapat memaknai kehidupan ini lebih bijaksana lagi.

Saya bukan orang yang sempurna, namun saya berusaha untuk menjadi yang lebih baik.
Senyum Lucu



Artikel Terkait:

Bookmark and Share

Komentar :

ada 9 komentar ke “Dewasa yang Kekanak Kanakan”
rin~eirie de' sEcond mengatakan...
pada hari 

emosi jg bole mempengaruhi tindakan dan cara kita bfikir sehingga kdg2 bersifat stk keanak anakan

secangkir teh dan sekerat roti mengatakan...
pada hari 

ya ya... itu sedikit ada benarnya..

politikus pengenya ade rai ada dipihaknya, biar pas jotos2an bisa menang

gyant mengatakan...
pada hari 

@rin. yupz...tp kekanak kanakan juga bisa bikin emosi...hehehehee...
@secangkir. hehehe...hore benar walau cuma sedikit...

Linda Tan mengatakan...
pada hari 

Saya suka kata2 terakhir km, km bukan org yg sempurna tp berusaha utk jd lebih baik. Sayapun akan berusaha utk jd lebih baik.

gyant mengatakan...
pada hari 

@Linda. makasih Lin... ok lah kalo begitu..sama2 menjadi yang lebih baik

Nadine mengatakan...
pada hari 

semua orang bukan lah orang yang sempuran, masing2 ada kekurangan nya ya

uci cigrey mengatakan...
pada hari 

kalo anak2 kedewasa2an gimana bung gyant :D

gyant mengatakan...
pada hari 

@nadine. iyup benar
@Uci. wow....dasar Uci.wkwkwkkkk...

muktarbolimerana mengatakan...
pada hari 

hahahha kalau udah dewasa tapi pikiran masih pols sama aja masih kanak-kanak gitu ahhahha

Posting Komentar